Selasa, 18 Oktober 2011

Resum Ke-1 Perilaku Dalam Berorganisasi


Perilaku Keorganisasian
09390100059 Nugraha Bayu Wijaya 

Persoalan-persoalan organisasi cenderung semakin ruwet, karena manusia baik sebagai individu maupun anggota kelompok selaku pendukung utama suatu organisasi maupun bentukya, miliki perilaku dan pembawaan yang berbeda-beda dan cenderung berkembang mempengaruhi perilaku organisasi.
Hai ini merupakan tantangan yang harus di hadapi oleh setiap manajer atau pimpinan organisasi. Oleh sebab itu pembahasan masalah tingkah laku manusia didalam organisasi atau perilaku organisasi merupakan suatu hal yang sangat urgen untuk secara terus-menerus dipelajari.


1.      PENGERTIAN DAN UNSUR ORGANISASI

Secara umum Organisasi dapat didifinisikan sebagai berikut: Organisasi adalah suatu sistem yang terdiri dari pola aktifitas kerjasama yang dilakukan secara teratur dan berulang-ulang oleh sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan. Dari pengertian diatas disimpulkan bahwa organisasi memiliki 4 unsur, yaitu : sistem, pola aktifitas, sekelompok orang/individu dan tujuan.
1.    Organisasi merupakan suatu sistem,terdiri dari sub sistem atau bagian-bagian yang dalam melaksanakan aktifitasnya saling berkaitan satu sama lain. Demi keberhasilan misinya, suatu organisasi harus selalu peka dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan eksternal, seperti : selera konsumen, teknologi, sosial politik, penduduk, social budaya,dan lain sebagainya. Ada kecenderungan semakin besar dan kuat suatu organisasi akan semakin mampu untuk beradaptasi dengan faktorlingkungan.
2.    Pola aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang di dalam organisasi pada umumnya mengikuti pola tertentu dengan urutan pola kegiatan relatif teratur dan berulang-ulang. Sedangkan aktivitas yang dilakukan secara temporer/sementara tidak dapat dikatakan organisasi, seperti kegiatan demo dll.
3.    Sekelompok orang, organisasi pada dasarya merupakan kumpulan orang-orang, setiap manusia mempunyai keterbatasan baik kemampuan fisik, daya pikir maupun uaktu.oleh karna itu mereka berorganisasi, agar dapat saling bekerja sama dan melengkapi untuk mencapai tuijuan
yang telah ditetapkan.
4.    Tujuan organisasi, Organisasi didirikan untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan organisasi  terbagi dua, yaitu :
a.       Tujuan jangka panjang bersifat abstrak – Misi.
b.      Tujuan jangka pendek = Tujuan operasional ( Obyektif).


2.   PENGERTIAN PERILAKU KEORGANISASIAN
Perilaku Keorganisasian merupakan bidang studi yang mempelajari tentang interaksi manusia dalam organisasi, meliputi studi secara sistimatis tentang prilaku, struktur dan proses dalam Organisasi. Organisasi diciptakan oleh manusia untuk mencapai suatu tujuan, dan pada saat yang sama manusia juga membutukan Organisasi untuk mengembangkan dirinya. Oleh sebab itu antara organisasi dengan manusia memiliki hubungankan yang saling membutuhkan dan menguntungkan. Mempelajari perilaku keorganisasian sivatyah agak abstrak, tidak menghasilkan perinsip-perinsip yang sederhana, tetapi seringkali menemui perinsip-perinsip yang komplek dimana penjelasan atau analisanya bersifat situasional. Dalam perilaku keorganisasian tidak ada prinsip-prinsip yang berlaku umum yang dapat diterapkan pada semua situasi.

3. TINGKATAN ANALISIS DALAM PERILAKU ORGANISASI

Kejadian-kejadian atau permasalahan yang terjadi dalam organisasi dapat dianalisis dari tiga tingkatan analisis, yaitu : tingkat individu, kelompok dan organisasi.
a.       pada tingkat individu, kejadian yang terjadi dalam organisasi dianalisis dalam hubungannya dengan perilaku seseorang dan interaksi kepribadian dalam suatu situasi. Masing-masing orang dalam organisasi memiliki sikap, kepribadian, nilai dan pengalaman yang berbeda bedayang mempengaruhinya dalam berperilaku.
b.      Pada tingkat kelompok, perilaku anggota kelompok dipengaruhi oleh dinamika anggota kelompok, aturan kelompok, aturan kelompok dan nilai-nilai yang dianut oleh kelompok.
c.       Pada tingkat organisasi, kejadian-kejadian yang terjadi dalam kontek struktur organisasi, struktur dan posisi seseorang dalam organisasi membawa pengaruh pada setiap interaksi sosial dalam
organisasi.
Struktur organisasi mempengaruhi bagaimana informasi dikomunikasikan dan keputusan tersebut. Faktor lingkungan eksternal memiliki pengaruh yang kuat pada masing-masing tingkatan analisis. Misalnya rendahnya produktivitas, karyawan yang malas/tidak masuk kerja. Kelambanan dalam penyelesaian unjuk rasa dan dipihak lain banyaknya desakan factor lingkungan yang mempengaruhi efektifitas organisasi, seperti: Tuntutan konsumen akan produk yang berkualitas tinggi, persaingan yang
bersifat global, fluktuasi ekonomi, tuntutan gaya hidup dll.

4.   KARAKTERISTIK DALAM PERILAKU ORGANISASI
a.       Perilaku, fokus dari perilaku keeorganisasian adalah perilaku individu dalam organisasi, oleh karenanya harus mampu memahami perilaku berbagai individu dan organisasi.
b.      Struktur, Struktur berkaitan dengan hubungan yang bersifat tetap dalam organisasi, bagaimana pekerjaan dalam organisasi dirancang, dan bagaimana pekerjaan diatur. Struktur Organisasi berpengaruh besar terhadap perilaku individu atau orang dalam organisasi serta efektifitas organisasi.
c.       Proses, proses organisasi berkaitan dengan interaksi yang terjadi antara anggota organisasi. Proses organisasi meliputi : komunikasi, kepemimpinan, proses pengambilan keputusan dan kekuasaan. Salah satu pertimbangan utama dalam merancang struktur organisasi adalah agar
berbagai proses tersebut dapat berjalan secara efektif dan efisien.

5.     TUJUAN MEMPELAJARI PERILAKU ORGANISASI
1)      Memahami perilaku yang terjadi dalam organisasi.
2)      Dapat meramalkan kejadian-kejadian yang terjadi.
3)      Dapat mengendalikan perilaku-perilaku yang terjadi dalam organisasi.

7.      ORIENTASI SITUASIONAL PERILAKU ORGANISASI

Sumbangan yang penting dari para manajer dan ilmuwan dalam bidang perilaku organisasi adalah munculnya konsep yang dikenal dengan nama pendekatan kontingensi dan pendekatan situasional. Pendekatan ini diarahkan kepada pengembangan pada tingkat manajer.Yang paling sesuai dengan situasi tertentu dan karakteristik dari orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Referensi : sumber dari sanzo.maharu@gmail.com

Selasa, 27 September 2011

Resum Ke-2 Teknik Dokumentasi Aplikasi

Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS
Pengembangan Dokumentasi Aplikasi
09390100059 Nugraha Bayu Wijaya


1.    Dokumentasi Dokumen Dasar
Merupakan dokumentasi yang berisi kumpulan dokumen- dokumen dasar sebagai bukti transaksi yang digunakan dalam sistem.
Contoh :
Faktur penjualan, Order penjualan, order pembelian, surat pengiriman barang, time-card.

2.    Dokumentasi Daftar Rekening (chart of account)
Merupakan dokumentasi yang menunjukkan informasi mengenai rekening-rekening yang dipergunakan di dalam transaksi. Daftar rekening berisi daftar dari kode rekening, nama rekening, klasifikasinya (aktiva, utang, modal, pendapatan-pendapatan, dan biaya-biaya), serta petunjuk dari masing-masing rekening bagaimana rekening tersebut dipergunakan.

3.    Dokumentasi Prosedur Manual
Merupakan dokumentasi yang menunjukkan arus dari dokumen-dokumen dasar di dalam perusahaan. Dokumentasi ini menyedia-kan informasi mengenai bagian mana yang menyiapkan dokumen dasar, jumlah tembusannya, bagian-bagian mana saja yang mengarsipkannya dan kepada bagian mana saja dokumen dasar tersebut harus dikirimkan.

4.    Dokumentasi Prosedur
Dokumentasi prosedur dapat berisi prosedur-prosedur yang harus dilakukan pada suatu keadaan tertentu, seperti misalnya prosedur pengetesan program, prosedur penggunaan file, prosedur pembuatan back-up dan restore, dsb.

5.    Dokumentasi Sistem
Dokumentasi sistem menunjukkan bentuk dari sistem informasi yang digambarkan dalam bagan alir sistem (system flowchart). Pada dokumentasi ini dapat terlihat deskripsi dari input yang digunakan, deskripsi output yang digunakan, deskripsi output yang dihasilkan, deskripsi file-file yang digunakan, berita-berita kesalahan pengolahan dan daftar-daftar pengendalian untuk tiap-tiap sistem pengolahan.

Dokumentasi sistem merupakan dokumen yang dibutuhkan oleh sistem analis, pemakai sistem, dan auditor.

6.    Dokumentasi Program
Dokumentasi program menggambarkan logika dari program dalam bentuk bagan alir program (program flowchart), tabel keputusan (decision table) dan bentuk pengendalian program.
Dokumentasi program sangat dibutuhkan oleh programmer bila akan memodifikasi atau mengembangkan program.
7.    Dokumentasi Operasi
Dokumentasi operasi berisi penjelasan-penjelasan cara dan prosedur-prosedur mengoperasikan program. Dokumentasi ini sangat berguna untuk operator.

8.    Dokumentasi Data
Dokumentasi data berisi definisi-definisi dari item-item data di dalam database yang digunakan oleh sistem informasi.
Yang paling banyak membutuhkan dokumentasi ini adalah data base administrator (DBA) dan auditor.


Tujuan dokumentasi adalah :
1.    Arus komunikasi
Komunikasi terjadi dalam tiga arah :
-          Ke bawah untuk melakukan instruksi
-          Ke atas untuk memberi laporan
-          Ke samping (Lateral) untuk memberi saran
2.    Untuk memberi informasi
Penting kiranya untuk terus menerus memberi informasi kepada orang tentang apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan, serta segala perubahan dalam pekerjaan yang telah ditetapkan.
3.    Untuk mengidentifikasi
Beberapa dokumentasi dirancang untuk mengidentifikasi.
4.    Untuk menetapkan prosedur dan standar
Prosedur menentukan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, sedangkan Standar menentukan aturan yang akan dianut dalam menjalankan prosedur tersebut.
5.    Untuk mencatat
Dokumentasi akan diperlukan unutuk memonitor kinerja peralatan, sistem, dan sumber daya manusia. Dari dokumentasi ini, manajemen dapat memutuskan atau menilai apakah departemen tersebut memenuhi atau mencapai tujuannya dalam skala waktu dan batasan sumber dayanya. Selain itu manajemen dapat mengukur kualitas pekerjaan, yaitu apakah outputnya sesuai dengan spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan.
6.    Untuk memberi instruksi
Dokumentasi yang baik akan membantu dalam pelatihan staf, apakah pelatihan untuk tujuan penanganan instalasi baru atau untuk tujuan promosi.

Refernse :
  • Basuki dan Sulistyo.2004.Pengantar Dokumentasi.Bandung : Rekayasa Sains.
  •  

Kamis, 15 September 2011

Resume Ke-1 Pemrograman Web

Kurniawan Jatmika, S.KOM
BAHASA PEMROGRAMAN WEB
09390100059 Nugraha Bayu Wijaya
 

A. Konsep Dasar Pemrograman Web

    World Wide Web ("WWW", atau singkatnya"Web") adalah suatu ruang informasi dimana sumber-sumber daya yang berguna di identifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian.

  Hiperteks dilihat dengan sebuah program bernama browser web yang mengambil informasi (disebut"dokumen" atau“halaman web") dari server web dan menampilkannya, biasanya disebuah monitor


B. Bahasa Web

Hypertext Markup Language (HTML)

Adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. HTML merupakan pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks yaitu Standard Generalized Markup Language (SGML).

Sejarahnya :
HTML sebenarnya adalah dokumen ASCII atau teks biasa, yang dirancang untuk tidak tergantung pada suatu sistem operasi tertentu. HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic.
Berbagai versi HTML pertama kali sampai sekarang, yaitu:
  • HTML 2.0 pada tahun 1993
  • HTML 3.2 pada tahun 1997
  • HTML 4.01 pada tahun 1998
  • HTML 5 pada tahun 2004 yang masih dalam tahap pengembangan
CSS (Cascading Style Sheets)

Adalah suatu teknologi yang digunakan untuk memperindah halaman website (situs), dengan CSS kita dapat dengan mudah mengubah keseluruhan warna dan tampilan yang ada disitus kita sekaligus memformat ulang situs kita.

CSS ini telah distandarkan oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk digunakan diweb browser.

Sejarah :
CSS pertama kali dikembangkan pada tahun 1996, dimana World Wide Web Consortium atau W3C sebuah lembaga konsorsium untuk standarisasi web menyusun draft proposal untuk membuat CSS. Setelah proposal diterima, berjalanlah proyek pembuatan CSS ini hingga muncul CSS level 1.

Dipertengahan tahun 1998, W3C kembali mengembangkan CSS dari level 1 menjadi CSS level 2. CSS1 dikembangkan untuk pemformatan dokumen HTML, sedangkan CSS2 pengembangannya berpusat kepada dokumen media agar mampu tampil dalam web.

Sampai saat ini CSS sebenarnya telah sampai pada level 3. Tapi level 3 ini masih dalam tahap pengembangan dan kebanyakan web browser masih menggunakan CSS2 yang masih merupakan standar untuk halaman web.

Scripting (Server-side dan Client-side)

Server-side scripting tentang “pemrograman” perilaku server.

Contoh:
  • ASP
  • ColdFusion
  • Java Server Pages
  • PERL
  • Phyton
  • PHP 
Client-side scripting tentang “pemrograman” perilaku browser.

Contoh:
  • HTML (hypertext markup language)
  •  java script, XML (extensible markup language),
  • CSS (cascading style sheet). 
Beberapa fungsi scripting pada Web:
  • Menyediakan keamanan karena kode server Anda tidak dapat dilihat dari browser
  • Menanggapi permintaan pengguna atau data dikirim dari form HTML
  • Dinamis mengedit, mengubah atau menambahkan konten apapun untuk halaman Web.
  • Mengakses data atau database dan mengembalikan hasil ke browser
  • Menyediakan keamanan karena kode server Anda tidak dapat dilihat dari browser

Sumber

Selasa, 13 September 2011

Tugas PSI Pertemuan 1

Sistem Informasi Inventory (barang masuk, barang keluar, stok, peringatan expired) obat pada apotik

Digunakan untuk manajemen operasional ..
Informasi berupa laporan stok barang, laporan rencana pembelian barang...

Value :
1. Employees
- berguna untuk mempercepat pencarian tempat barang
- untuk mengetahui stok barang yang ada
2. Manajer/pemilik
- untuk mengetahui rencana barang yang akan dibeli

Kelompok :
  • Avan Kurniawan (09390100025)
  • Harrista A. H. (09390100034)
  • Tegar Muharyana P. (09390100053)
  • Nugraha Bayu W. (09390100059)

Senin, 12 September 2011

Resum Ke-1 Teknik Dokumentasi Aplikasi

Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS

Software Crisis (Masalah Perangkat Lunak)
09390100059 Nugraha Bayu Wijaya

Krisis perangkat lunak ditandai oleh ketidakmampuan untuk mengembangkan Proyek Perangkat Lunak yang diinginkan karena masalah seperti :

- Proyek berjalan melebihi anggaran
- Proyek berjalan melebihi waktu
- Perangkat lunak tidak efisien
- Kualitas perangkat lunak yang buruk
- Perangkat lunak tidak memenuhi persyaratan
- Proyek tidak terkendali

Aplikasi

Adalah Suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk  melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak  secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh : pengolah kata, lembar kerja, pemutaran media, dll.

Dokumentasi

Dokumen adalah suatu catatan yang dapat dibuktikan atau dijadikan bukti dalam suatu masalah atau persoalan. Sedangkan dokumentasi adalah kegiatan atau proses pekerjaan mencatat atau merekam suatu peristiwa dan objek atau aktifitas yang dianggap berharga dan penting.

Dalam berbagai segi kehidupan mulai dari yang terkecil seperti RT ( rumah tangga ) sampai ke kelompok yang lebih besar seperti suatu organisasi atau suatu perusahaan bahkan suatu negara atau pemerintahan kegiatan dokumentasi ini memegang peranan yang sangat penting.

Sumber  Klik disini

Keperluan Dokumentasi
  • Mempelajari cara mengoperasikan sistem
  • Sebagai bahan pelatihan
  • Dasar pengembangan sistem lebih lanjut
  • Materi acuan bagi auditor
  • Back-up
Tujuan Dokumentasi adalah :

1. Arus Komunikasi
    Komunikasi terjadi dalam 3 arah :
  • Ke bawah untuk melakukan instruksi
  • Ke atas untuk memberi laporan
  • Kesamping (Lateral) untuk memberi saran.
2. Untuk memberikan informasi
    Penting kiranya untuk terus-menerus memberi informasi kepada orang tentang apa yang telah, sedang, dan dilakukan serta segala perubahan dalam pekerjaan yang telah ditetapkan.

3. Untuk mengidentifikasi
    Beberapa dokumentasi dirancang untuk mengidentifikasi.

4. Untuk menetapkan Prosedur dan Standar
    Prosedur menentukan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, sedangkan Standar menentukan aturan yang akan dianut dalam menjalankan prosedur tersebut.

Sumber : Klik disini












 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India